Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Mengatasi Flu Pada Bayi Usia 9 Bulan


10 Cara Mengatasi Flu pada Anak Agar Cepat Sembuh, Cegah Secepat

Dengan kondisi yang tak menentu, seperti seringnya turun hujan tiba-tiba, dapat menyebabkan pilek dan flu, terutama pada anak. Setidaknya, ada lebih dari 200 virus yang dapat menyebabkan pilek atau penyakit yang juga disebut dengan salesma atau common cold ini. Merdeka.com - Dengan kondisi yang tak menentu, seperti seringnya turun hujan tiba-tiba, dapat menyebabkan pilek dan flu, terutama pada anak. Setidaknya, ada lebih dari 200 virus yang dapat menyebabkan pilek atau penyakit yang juga disebut dengan salesma atau common cold ini. Pada umumnya, anak-anak bisa terserang flu sebanyak 8 hingga 12 kali dalam setahun, terutama balita yang sistem kekebalan tubuhnya masih berkembang.

Meski pada umumnya tak berbahaya, si kecil akan jadi tidak nyaman, karena sulit bernapas. Apalagi bisa disertai dengan demam, hidung tersumbat, kadang batuk, dan membuat tidurnya tidak nyenyak atau rewel. Selain itu, usia anak-anak khususnya di bawah 4 tahun, sangat tidak dianjurkan untuk mengonsumsi obat flu atau pilek.



Agar dapat mengetahui cara mengatasinya, berikut ini kami telah rangkum 10 cara mengatasi flu pada anak agar cepat sembuh, yang dilansir dari Theasianparent.com:

1. Banyak Istirahat dan Tidur

Cara mengatasi flu pada anak yang pertama adalah memperbanyak isitirahat dan tidur. Kurangnya waktu tidur dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh pada orang dewasa, demikian juga pada anak-anak. Jika pada malam hari anak sering terjaga, tidurkan anak lebih awal pada keesokan harinya.

2. Perbanyak Cairan

Cara mengatasi flu pada anak berikutnya adalah dengan memperbanyak cairan. Hidung mampet pada anak bisa diatasi jika tubuh anak pilek tidak kekurangan cairan. Berikan air putih dan bisa juga air jeruk nipis hangat yang dicampur sedikit madu.

Hindari memberikan minuman bersoda atau kopi. Minuman jenis ini bisa membuat anak lebih sering buang air kecil, dan akibatnya bisa kekurangan cairan.

3. Makan Sup Ayam Hangat

Cara mengatasi flu pada anak berikutnya adalah dengan makan sup hangat. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa sup ayam mengandung sistein, sejenis asam amino yang dapat mengurangi lendir.

Selain itu, terdapat juga penelitian yang menemukan sup ayam akan membantu tubuh mengontrol netrofil, sel penyebab hidung tersumbat.

4. Memberikan Probiotik

Cara mengatasi flu pada anak berikutnya adalah dengan memberikannya probiotik. Jika anak pilek di usia 12 bulan hingga 12 tahun yang mengonsumsi probiotik akan cepat sembuh daripada yang tidak sama sekali.

Probiotik akan terbukti dapat meningkatkan daya tahan tubuh penderita. Probiotik biasanya terkandung dalam yoghurt atau minuman yang mengandung lactobacillus.

5. Air Garam

Cara mengatasi flu pada anak juga dapat menggunakan air garam untuk melakukannya. Cukup larutkan ¼ hingga ½ sendok teh garam dalam 236 ml air hangat.

Langkah selanjutnya, teteskan lubang hidung anak dengan bantuan pipet. Untuk cara ini biasanya tidak cocok untuk anak kurang dari 4 tahun.

6. Berikan Vitamin C

Vitamin C memang tidak bisa menyembuhkan pilek, namun bisa meningkatkan daya tahan tubuh si penderita. Penderita biasanya akan lebih cepat sembuh jika mengonsumsi vitamin C beberapa saat setelah munculnya gejala pilek.

Dosis vitamin C yang dianjurkan adalah 45 mg untuk anak berusia 5 tahun. Batita dan bayi tidak perlu mengonsumsi suplemen vitamin C, kecuali memang dianjurkan oleh dokter.

Vitamin C yang terkandung dalam sayur dan buah sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin ini pada anak di bawah 5 tahun. Beberapa jenis sayur dan buah yang dipercaya kaya vitamin dan aman untuk semua usia yaitu pisang, pepaya, jeruk, bayam, ubi jalar, tomat dan brokoli.

7. Mandi Air Hangat

Beberapa orang tua tidak memandikan anak yang sedang sakit pilek, lantaran biasanya khawatir pilek akan semakin parah. Sebetulnya langkah ini dinilai kurang tepat.

Cara mengatasi flu pada anak adalah dengan memandikan anak seperti biasa saat dia pilek, atau seka tubuhnya menggunakan washlap. Mandi air hangat dapat mengurangi pegal-pegal pada tubuh yang membuat anak tidak merasa nyaman.

8. Hirup Uap Air

Menghirup uap air yang mengepul dari air panas akan dapat melancarkan hidung tersumbat. Caranya adalah tuangkan air panas dalam mangkuk ataupun baskom. Dudukkan anak di depan baskom tersebut lalu kerudungi dengan handuk basah.

Namun, Ada perlu hati-hati, jangan sampai anak menyentuh baskom atau memasukkan tangannya dalam air panas. Lakukan penguapan tersebut selama 15 menit.

9. Berikan Madu

Untuk menggunakan cara ini, campurkan ½ sampai 1 sendok teh madu dengan air hangat. Bisa juga menambahkan beberapa tetes perasan jeruk nipis, lalu minumkan. Cara ini dapat dilakukan untuk anak diatas usia 12 bulan.

10. Gunakan Penyedot Ingus

Pada umumnya, penyedot ingus digunakan untuk bayi. Anda juga bisa menggunakannya jika anak belum bisa mengeluarkan ingusnya sendiri. Jangan lupa untuk mensterilkan ujung penyedot ingus dengan alkohol sebelum dipakai. Anda dapat membeli alat ini di apotek terdekat.

Baca Selanjutnya: Perbanyak Istirahat dan Asupan Cairan

Halaman

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Tutup Celah Varian Delta Menyebar di Indonesia

Kandas Mimpi Anies di Senayan

Mencegah Jakarta dari Kegentingan Akibat Covid-19


bayi: Obat Flu Dan Batuk Bayi 9 Bulan

5 Pilihan Obat Flu Alami untuk Redakan Batuk Pilek

5. Minyak esensial. Bahan herbal lainnya yang bisa Anda manfaatkan sebagai obat alami untuk mengatasi gejala flu adalah essential oil atau minyak esensial. Sebuah artikel yang terdapat di Antiviral Research menemukan bahwa tea tree oil mampu melawan infeksi virus flu dengan cara memperlambat perkembangbiakan virus. Ketika Si Kecil batuk, Bunda tidak disarankan untuk langsung memberikannya obat batuk. Hal ini karena obat batuk berisiko menyebabkan efek samping pada bayi. Selain dengan obat-obatan, ada banyak cara mengatasi batuk pada bayi yang mudah dilakukan dan lebih aman.



Batuk merupakan reaksi alami tubuh untuk mengeluarkan kotoran, virus, serta kuman, dari saluran pernapasan. Oleh karena itu, batuk yang dialami bayi sebenarnya bukanlah kondisi yang berbahaya.



Akan tetapi, ketika bayi batuk, ia akan menjadi lebih rewel dan sulit beristirahat. Hal ini membuat banyak orang tua merasa khawatir dan ingin segera meredakan batuk yang dirasakan oleh buah hatinya.

Saat bayi terserang batuk, ia juga biasanya mengalami gejala lain berupa demam, hidung tersumbat, mata merah, dan nafsu makan menurun. Secara umum, batuk pada bayi dapat dikategorikan menjadi 2 jenis, yaitu:

Jenis batuk yang tidak mengeluarkan dahak dan bisa menjadi pertanda bayi menderita pilek, flu, ISPA, alergi, batuk rejan, atau croup.

Batuk berdahak pada bayi yang disertai mengi dan sesak napas dapat menjadi tandi bahwa ia sedang menderita penyakit pada saluran pernapasan, seperti ISPA, asma, bronkitis, atau pneumonia.

Batuk yang disebabkan infeksi virus sebenarnya dapat sembuh dengan sendirinya tanpa menggunakan obat-obatan. Namun, batuk sering kali membuat bayi sulit tidur dan rewel.

Jika Si Kecil tampak rewel dan kurang nyaman karena batuk, Bunda dapat melakukan beberapa cara mengatasi batuk pada bayi berikut ini:

ASI mengandung zat pembentuk kekebalan tubuh yang dapat memperkuat daya tahan tubuh bayi dalam melawan infeksi. Tak hanya itu, ASI juga baik untuk membantu mengencerkan dahak dan melegakan tenggorokannya.

Oleh karena itu, saat Si Kecil sedang sakit batuk, Bunda dianjurkan untuk memberikan lebih banyak ASI.

Cairan saline adalah obat tetes hidung yang terbuat dari larutan air garam steril dan berfungsi untuk mengeluarkan lendir di hidung dan tenggorokan bayi. Bunda bisa mendapatkan larutan ini di apotek.

Cara menggunakannya cukup mudah, pertama Bunda perlu memposisikan kepala Si Kecil sedikit mendongak ke atas, kemudian teteskan larutan saline (2-3 tetes) ke rongga hidungnya dengan bantuan pipet. Diamkan selama sekitar 30 detik, lalu bersihkan hidung Si Kecil. Pastikan Bunda telah membaca label kemasan untuk mengetahui dosis penggunaannya.

Uap hangat berfungsi untuk mengencerkan dahak dan membantu Si Kecil bernapas lebih lega. Karena itu, Bunda dapat membuatkan air hangat dengan suhu agar bisa dihirup oleh Si Kecil.

Selain itu, Bunda juga bisa mengatasi batuk Si Kecil dengan cara memandikannya dengan air hangat atau menggunakan alat pelembab udara atau humidifier. Saat menggunakan uap hangat, pastikan suhu uap tidak terlalu panas (sekitar 37,2-38oC).

Jika usia Si Kecil sudah 6 bulan, Bunda bisa memberikannya air putih yang hangat. Namun, perlu Bunda ingat, jangan memberikannya minuman hangat yang dicampur madu, karena madu dapat menyebabkan botulisme pada bayi yang berusia kurang dari 1 tahun.

Selain melakukan cara-cara di atas, Bunda disarankan untuk terus memantau perkembangan Si Kecil selama sakit. Waspadailah munculnya beberapa gejala berikut:

Jika muncul gejala tersebut atau batuknya bertambah parah meski Bunda sudah melakukan cara-cara mengatasi batuk pada bayi seperti yang telah dijelaskan di atas, segeralah periksakan Si Kecil ke dokter anak untuk mendapatkan penanganan yang tepat.


Cara Mengatasi Batuk pada Bayi di Rumah - Alodokter

Cara Mengatasi Batuk pada Bayi yang Aman. Batuk yang disebabkan infeksi virus sebenarnya dapat sembuh dengan sendirinya tanpa menggunakan obat-obatan. Namun, batuk sering kali membuat bayi sulit tidur dan rewel. Jika Si Kecil tampak rewel dan kurang nyaman karena batuk, Bunda dapat melakukan beberapa cara mengatasi batuk pada bayi berikut ini: 1. Cara Mengatasi Flu Pada Bayi Baru Lahir - Dunia Herbal

Bagaimana Cara Mengatasi Pilek pada Bayi? - Alodokter

Berikut beberapa cara untuk meringankan gejala pilek pada bayi yang dapat dilakukan orang tua di rumah : Tempatkan bayi di ruangan tanpa AC untuk mengurangi hidung tersumbat. Bila bayi lebih nyaman dalam ruangan AC, gunakan mesin pelembap udara atau manfaatkan uap air panas. Anda dapat menambahkan minyak esensial seperti mentol.

5 Cara Ampuh Mengatasi Batuk pada Bayi

5 Cara Ampuh Mengatasi Batuk pada Bayi. Bayi memang belum memiliki sistem imunitas yang cukup kuat. Hal ini membuatnya rentan terkena penyakit yang disebabkan oleh virus dan bakteri, seperti batuk. Sayangnya, pemberian obat belum boleh dilakukan karena dapat memberikan efek samping pada bayi. Cara Mengatasi Pilek pada Bayi 0 - 1 Bulan yang Aman Dilakukan

Pengobatan Flu Dan Batuk Pada Bayi Usia 6 Bulan - Tanya Alodokter

Terimakasih telah bertanya ke Alodokter. Batuk dan pilek merupakan salah satu penyakit yang sering mengenai bayi dan anak-anak. Menurut beberapa literatur, kebanyakan bayi mengalami batuk pilek setiap 1 hingga 3 bulan sekali. Penyebab rentannya bayi mengalami batuk pilek ini adalah karena masih belum optimalnya daya tahan tubuh mereka.

Obat Pilek Bayi Tidak Diperlukan Si Kecil untuk Sembuh dari Flu - Alodokter

Obat Pilek Bayi Tidak Diperlukan Si Kecil untuk Sembuh dari Flu. Saat bayi batuk pilek karena terkena flu, biasanya orang tua atau pengasuh bayi akan langsung panik menghadapinya. Obat pilek bayi kemudian dijadikan solusi praktis untuk menghentikan penderitaan Si Kecil. Meski memang terdorong oleh niat baik, faktanya, pemberian obat pilek untuk bayi: Obat Batuk Flu Untuk Bayi 1 Bulan

Mencermati Penyebab Batuk Pada Bayi - Alodokter

Mencermati Penyebab Batuk Pada Bayi. Penyebab batuk pada bayi bisa bermacam-macam. Ada yang tidak berbahaya, ada pula yang perlu diwaspadai. Oleh karena itu, orang tua perlu mengetahui apa saja penyebab batuk pada bayi dan mengenali batuk seperti apa yang berbahaya, agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat.

Cara Alami Atasi Demam Pada Bayi - detik.com

Cara Alami Atasi Demam Pada Bayi. ist. Jakarta - Demam merupakan mekanisme pertahanan tubuh terhadap infeksi atau masuknya zat asing ke dalam tubuh. Jadi demam bukanlah suatu penyakit, melainkan gejala dari suatu penyakit. Dengan adanya demam, tubuh diberi sinyal bahwa ada sesuatu yang tidak beres dalam tubuh. Cara Alami Mengatasi Batuk Pada Bayi Umur 9 Bulan

4 Cara Alami Mengatasi Batuk Pada Bayi 8 Bulan | kumparan.com

Ketika temperatur dingin menimpa buah hati Anda yang masih berusia di bawah 1 tahun, biasanya si Kecil akan terserang batuk pilek yang sangat mengganggunya. Namun karena penggunaan obat tidak diperbolehkan bagi bayi di bawah usia 1 tahun, maka Mom sebaiknya memilih proses pengobatan yang aman, ringan, dan alami untuk membantu mengatasi batuk pada bayi.

cara mengatasi flu pada bayi usia 9 bulan

cara aktifkan hotspot di iphone,cara agar cepat haid,cara aktivasi windows 10,cara aktivasi kartu telkomsel,cara aktivasi kartu simpati,cara agar cepat hamil,cara aktivasi efin,cara agar muka simetris,cara aktivasi windows 10 gratis,cara activate windows 10,mengatasi asam lambung naik,mengatasi asam lambung,mengatasi anyang anyangan,mengatasi anak susah makan,mengatasi anak tantrum,mengatasi anemia,mengatasi anak demam,mengatasi asam lambung naik saat puasa,mengatasi angin duduk,mengatasi anak muntah,flu anosmia,flu atau covid,flu anak,flu adalah brainly,flu alergi,flu antigen positif,flu anjing,flu asia,flu after covid vaccine,flu anak obat,pada autoimunitas,pada artinya bahasa sunda,pada abad ke-5 telah terdapat,pada awalnya terdapat 500 bakteri,pada akhir tahun 1944,bayi ajaib,bayi asi tidak bab,bayi adalah,bayi alergi susu sapi,bayi ajaib 1982,bayi asi sering bab,bayi aktif dalam kandungan,bayi asi susah bab,bayi alergi,bayi anjing,usia aurel hermansyah,usia atta halilintar,usia amanda manopo,usia ashanty,usia afgan,usia adalah,usia anjing,usia agnes monica,usia anak,usia adam rosyadi,9 agustus 1945 terjadi peristiwa,9 anime,9 april 2021,9 am pst to wib,9 am est to wib,9 am,9 am pt to wib,9 am pdt to wib,9 am utc to wib,9 agustus 1945,bulan april 2021,bulan adalah,bulan adalah satelit bumi yang,bulan april,bulan arab,bulan apit 2021,bulan april zodiak apa,bulan apa sekarang,bulan april musim apa,bulan agustus zodiak apa

bayi: Obat Flu Dan Batuk Bayi 9 Bulan

Cara Mengatasi Flu Pada Bayi Baru Lahir - Dunia Herbal

Cara Mengatasi Pilek pada Bayi 0 - 1 Bulan yang Aman Dilakukan

bayi: Obat Batuk Flu Untuk Bayi 1 Bulan


Posting Komentar untuk "Cara Mengatasi Flu Pada Bayi Usia 9 Bulan"