Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Mengatasi Gejala Flu Pada Bayi


Bayi Anda Sakit Flu? Begini Cara Tepat Mengatasinya

Bayi Anda Sakit Flu? Begini Cara Tepat Mengatasinya Mother and Baby Indonesia. 23/10/2020. COVID-19 di Semarang Melonjak, Kawasan Simpanglima Ditutup. Kenali Gejala Flu pada Bayi. Anda yakin mau keluar?

Terima kasih sudah bergabung bersama komunitas kami. Mau tahu apa saja hal baru di Hello Sehat?



Kalkulator BMI

Kebutuhan Kalori

Kalkulator Masa Subur

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Cek Arti Warna dan Tekstur Feses Bayi

Kalkulator Berat Badan Ideal Ibu Hamil

Buat Janji Siloam Hospitals

Jadwal Imunisasi

Mohon sampaikan saran Anda

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

Bagikan

Salin Tautan

Ayo jadi yang pertama komentar!

Ayo daftar atau Masuk untuk ikut berkomentar

Bawang merah sering kali digunakan untuk mengobati flu pada bayi. Namun, apakah cara tersebut efektif dan aman untuk ibu lakukan? Simak jawabannya di sini ya!

Bawang merah seringkali menjadi andalan jika bayi terserang flu. Ada beberapa metode tradisional dengan memanfaatkan bawang merah untuk bayi. Namun, apakah cara ini efektif dan aman? Yuk, simak pembahasan berikut.



Cara mengobati flu pada bayi dengan bawang merah yang biasanya dilakukan adalah menaruhnya di dalam ruangan. Beberapa orang beranggapan bahwa aroma bawang dapat membersihkan ruangan dengan mematikan virus dan bakteri.

Disinyalir bahwa bawang mengandung sulfur yang berperan dalam membunuh bakteri dan virus di ruangan.

Meskipun benar bahwa bawang mengandung sulfur yang tinggi, tetapi tidak ditemukan penelitian yang membuktikan bahwa sulfur pada bawang dapat memberikan efek tersebut.

Aroma bawang merah bisa jadi bermanfaat untuk tujuan lain, seperti efek dekongestan atau melegakan hidung tersumbat.

Lauren Feden dalam bukunya berjudul Natural Baby and Childcare berpendapat bahwa aroma bawang dapat membantu mengatasi hidung tersumbat pada bayi.

Namun, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan pendapat tersebut.



Cara lain yang seringkali dilakukan untuk mengobati flu pada bayi adalah menaruh potongan bawang merah ke kakinya atau menyelipkannya di balik kaos kaki. Kemudian orangtua akan membiarkannya semalaman.

Metode ini sudah dilakukan sejak turun temurun. Menaruh bawang merah di kaki dianggap memiliki efek reflksologi yang dapat membantu menyingkirkan racun dari dalam tubuh.

Namun, penelitian yang diterbitkan oleh Jurnal Maturitas menyatakan bahwa cara ini tidaklah efektif. Kebanyakan pendapat yang mengaitkan efek refleksologi pada bawang merah tidak memiliki dasar ilmiah yang memadai.

Di sisi lain, sebaiknya Anda berhati-hati terhadap cara ini. Jangan sampai kulit bayi yang sensitif malah terkena iritasi akibat bawang yang menempel di kakinya sepanjang malam.

Menaruh bawang ke kaki bayi juga cenderung membuatnya menjadi tidak nyaman. Padahal jika sedang sakit, si kecil membutuhkan tidur yang berkualitas untuk membantu proses penyembuhannya.



Cara lain yang biasanya dilakukan untuk mengobati flu pada bayi adalah membalurkan bawang merah yang sudah dihaluskan ke dada dan punggung. Kemudian membungkus badan si kecil dengan selimut.

Para orang tua zaman dulu menganggap bahwa cara ini dapat membuat bayi lebih hangat sehingga meredakan flu.

Meski demikian, sebaiknya Anda berhati-hati mempraktikkan cara ini untuk buah hati Anda. Pasalnya, bawang yang ada di tubuh bayi dapat menyebabkan iritasi kulit. Terutama jika bercampur dengan keringat.

Bayi memiliki suhu tubuh yang lebih tinggi daripada manusia dewasa, sehingga ia lebih cepat gerah.

Meskipun menghangatkan bayi adalah cara yang tepat untuk meredakan gejala flu, tetapi ibu harus selalu mengecek kondisi si kecil. Segeralah ganti pakaian dan selimutnya jika ia berkeringat.



Cara lain yang seringkali dilakukan untuk mengobati flu pada bayi adalah menghirup bawang merah.

Biasanya, orang tua di masa lalu menorehkan parutan bawang yang sudah dihaluskan pada baju atau selimut yang bayi kenakan. Tujuannya agar bayi dapat mencium aroma bawang tersebut.

Namun, sebagaimana yang telah dipaparkan sebelumnya bahwa belum ada bukti ilmiah yang mendukung efektivitas aroma bawang untuk mengobati flu.

Di sisi lain, Anda harus berhati-hati mempraktikkan cara ini, karena bawang yang diletakkan terlalu dekat dengan si kecil akan berisiko membuat matanya perih.



Selain sebagai pengobatan luar, sebagian orang juga kerap meminum ramuan bawang merah untuk mengobati flu. Untuk mengobati flu pada bayi, biasanya ramuan ini dicampurkan dengan ASI, susu, atau bubur bayi.

Bawang merah memang memiliki kandungan nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan seperti antioksidan, vitamin C dan capsaicin. Namun, sebaiknya Anda berhati-hati saat memberikannya pada bayi.

Para ahli menyarankan untuk tidak memberikan apapun selain ASI pada bayi yang masih dalam masa ASI eksklusif yaitu sampai usia 6 bulan.

Mencampurkan ramuan bawang merah ke dalam ASI atau susu formula dapat berisiko membuat pencernaan si kecil terganggu.

Sementara itu, meskipun si kecil sudah memasuki usia lebih dari 6 bulan dan mulai mengonsumsi makanan pendamping, sebaiknya Anda tetap berhati-hati memberikan ramuan bawang merah.

Hal ini karena indra pengecap bayi masih belum berkembang dengan sempurna. Oleh karena itu, hindari mencampurkan makanannya dengan bahan yang memiliki rasa yang tajam seperti bawang merah.

Dari penjelasan di atas, ternyata menggunakan bawang untuk mengatasi flu pada bayi belum memiliki bukti ilmiah. Oleh karena itu, sebaiknya ibu berhati-hati dalam mempraktikkannya pada si kecil.

Apalagi bayi memiliki tubuh yang rentan terhadap efek samping. Perlu ibu pahami, metode pengobatan tradisional bukan berarti bebas efek samping.

Untuk mengatasi flu, ibu sebaiknya menggunakan cara pengobatan yang lebih aman, seperti memberikan asupan ASI yang lebih banyak, menjaga kualitas tidur bayi, mengatur suhu ruangan dan pakaian bayi agar tidak terlalu dingin atau menggunakan obat-obatan dari dokter.

Meskipun sebagian orang menganggap flu hanyalah penyakit ringan, tetapi jika tidak tertangani dengan benar dapat berdampak buruk bagi si kecil.

Begitupun saat memberikan obat-obatan, baik obat-obatan medis maupun obat-obatan tradisional. Selalu berkonsultasi ke dokter agar si kecil memperoleh dosis dan penanganan yang tepat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Feder, L. (2006). Natural baby and childcare. Hatherleigh Press.  Accessed 9 march, 2021

Neustaedter, R. (2010). The Holistic Baby Guide: Alternative Care for Common Health Problems. Raincoast Books. Accessed 9 march, 2021

Griffiths, G. (2002, November). Onions–a global benefit to health. PubMed. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/12410539/ Accessed 9 march, 2021

WRIGHT, C. (2015, January). Natural remedies for the relief of cold and flu symptoms: The evidence for garlic, onion, chilli and chocolate. ResearchGate. https://www.researchgate.net/publication/285900876_Natural_Remedies_fo Accessed 9 march, 2021

Ernst, E. (2010). Reflexology: An update of a systematic review of randomised clinical trials. Maturitas, 68(2). https://doi.org/10.1016/j.maturitas.2010.10.011 Accessed 9 march, 2021

Artikel Terkait





Hello Sehat ingin menjadi sumber informasi Anda dalam membuat keputusan kesehatan dan agar Anda bisa selalu hidup sehat dan bahagia.

Follow kami

Informasi

Ketentuan Pengguna

Kebijakan Privasi

Kebijakan Editorial dan Koreksi

Kebijakan Iklan dan Sponsor

Hello Sehat Dan Kemenkes

Hello Sehat

Tentang Kami

Profil Manajemen

Karier

Kontak Kami

Silakan kunjungi situs Hello Health lainnya

©2021 Hello Health Group Pte. Ltd. Hak Cipta Dilindungi. Hello Health Group tidak menawarkan saran medis, diagnosis, atau perawatan.


Cara Alami Mengatasi Flu Pada Bayi

Memanfaatkan Balsem Bayi untuk Meredakan Gejala Flu pada Si Kecil

Penggunaan Balsem Bayi untuk Meredakan Gejala Flu Gejala flu pada Si Kecil biasanya meliputi demam, hidung tersumbat, batuk, muntah, diare, sakit tenggorokan, serta penurunan nafsu makan. Hal tersebut tentu akan membuat Si Kecil rewel dan sering menangis. Cara Mengatasi Pilek pada Bayi dan Anak Usia Tiga Tahun

KOMPAS.com - Salah satu penyebab pilek adalah influenza atau flu yang biasa disebabkan oleh virus, atau kuman, yang menginfeksi hidung, tenggorokan, dan sinus.

Ada lebih dari 100 jenis virus flu. Bayi umumnya belum membangun sistem kekebalannya untuk melawan semua kuman ini.

Sebab itu, sebelum menginjak usia 2 tahun, seorang bayi bisa mengalami pilek sebanyak 8 sampai 10 kali setahun.

Masalahnya, bayi dan anak-anak batita ( bayi berusia di bawah tiga tahun) yang belum lancar bicara, biasanya sulit menyampaikan keluhan, seperti hidung tersumbat atau hidung berair yang sangat mengganggu.

Baca juga: Cara Membedakan Pilek dan Flu Berdasarkan Gejalanya

Dokter Spesialis Anak RS Pondok Indah, dr. Cynthia Rindang Kusumaningtyas, Sp.A mengatakan, penanganan batuk pilek pada bayi dan anak batita harus disesuaikan dengan gejala yang timbul.

Lebih lanjut dr. Cynthia menjelaskan, setidaknya ada lima cara mengatasi pilek yang bisa orangtua lakukan di rumah, seperti berikut ini:

Terima kasih telah membaca Kompas.com.Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.Daftarkan email

1. Pastikan anak selalu merasa nyaman. Atur suhu ruangan agar tidak terlalu dingin, namun juga tidak terlalu pengap untuk memudahkan pernapasannya.

2. Pastikan asupan cairan anak tercukupi. Berikan ASI secara rutin jika usianya masih di bawah 6 bulan, apabila anak sudah di atas 6 bulan dapat diberikan air kaldu, jus buah buatan sendiri, atau air putih matang.

3. Biarkan anak beristirahat lebih banyak. Bila ia tertidur, usahakan jangan sampai terganggu agar tidak semakin rewel.

4. Baringkan anak dalam posisi tengkurap, lalu tepuk punggungnya dengan lembut. Tentunya hal ini dilakukan dalam pengawasan penuh dari orangtua. Pastikan kepalanya sudah bisa tegak dan menopang lehernya sendiri ya.

“Pada anak yang usianya lebih kecil, hal ini dapat dilakukan dengan memposisikan bayi tengkurap di pangkuan Anda,” jelas dr. Cynthia.

“Menepuk punggung anak dalam posisi tengkurap dapat meringankan kondisi hidung tersumbat serta memberikan kenyamanan,” lanjutnya.

5. Memandikan anak dengan air hangat agar ia bisa tidur lebih nyenyak dan membantu lendir lebih mudah keluar.

“Uap panas dari air hangat juga akan terhirup, sehingga membuat pernapasannya jadi lebih lancer,” kata dr. Cynthia.

Ia juga menekankan, sebagai upaya pencegahan, sebaiknya jauhkan anak dari orang yang sakit. Bayi dan batita masih sangat rentan tertular sakit dari orang di sekitarnya.

Karena itu, jangan biarkan kerabat atau teman yang berkunjung menyentuh si kecil ketika orang tersebut sedang kurang sehat.

Baca juga: Antibiotik Bukan untuk Semua Penyakit, apalagi Batuk Pilek dan Diare

Artikel ini merupakan bagian dari Parapuan.

Parapuan adalah ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Kunjungi kanal-kanal Sonora.id

Motivasi

Fengshui

Tips Bisnis

Kesehatan


Cara Mengobati Flu pada Bayi dengan Bawang Merah, Benarkah Efektif?

Cara mengobati flu pada bayi dengan bawang merah yang biasanya dilakukan adalah menaruhnya di dalam ruangan. Beberapa orang beranggapan bahwa aroma bawang dapat membersihkan ruangan dengan mematikan virus dan bakteri. Disinyalir bahwa bawang mengandung sulfur yang berperan dalam membunuh bakteri dan virus di ruangan. Cara Mengatasi Flu Pada Bayi Baru Lahir - Dunia Herbal

Cara Mengatasi Pilek pada Bayi dan Anak Usia Tiga Tahun

Dokter Spesialis Anak RS Pondok Indah, dr. Cynthia Rindang Kusumaningtyas, Sp.A mengatakan, penanganan batuk pilek pada bayi dan anak batita harus disesuaikan dengan gejala yang timbul. Lebih lanjut dr. Cynthia menjelaskan, setidaknya ada lima cara mengatasi pilek yang bisa orangtua lakukan di rumah, seperti berikut ini:

Tak Perlu Langsung Minum Obat! Ini 5 Cara Mengatasi Flu Tanpa Obat - Bobo

Pada flu, virus yang masuk ke dalam tubuh menyerang secara mendadak dan lebih parah dari pada virus pada batuk atau pilek biasa. Teman-teman juga harus berhati-hati karena flu adalah peyakit yang bisa menular ke orang lain. Untuk mengatasi flu secara cepat, teman-teman perlu tahu gejala dari penyakit flu. Cara Mengatasi Flu Pada Bayi Baru Lahir - Dunia Herbal

2 Cara Mengatasi Flu pada Anak dengan Bahan Alami

2 Cara Mengatasi Flu pada Anak dengan Bahan Alami. Jakarta - Menghadapi perubahan cuaca seperti sekarang ini membuat anak-anak rentan terserang flu. Melihat si kecil batuk, pilek, hidung tersumbat, hingga pusing tentu rasanya enggak tega ya, Bun. Apalagi pada anak-anak yang belum bisa mengeluarkan dahaknya sendiri, sangat kasihan melihat mereka

Bagaimana Cara Mengatasi Pilek pada Bayi? - Alodokter

Berikut beberapa cara untuk meringankan gejala pilek pada bayi yang dapat dilakukan orang tua di rumah : Tempatkan bayi di ruangan tanpa AC untuk mengurangi hidung tersumbat. Bila bayi lebih nyaman dalam ruangan AC, gunakan mesin pelembap udara atau manfaatkan uap air panas. Anda dapat menambahkan minyak esensial seperti mentol. Cara Mengatasi Flu pada Bayi di Bawah 6 Bulan

5 Cara Ampuh Mengatasi Batuk pada Bayi

Bayi akan terengah-engah, mengalami demam ringan, dan disertai flu. Batuk ini bisa disembuhkan dengan vaksinasi. Cara Mengatasi Batuk. Jika Si Kecil mengalami batuk, Moms usahakan untuk mengatasinya terlebih dahulu. Sebab, batuk juga bisa terjadi dengan gejala pembengkakan getah bening di ketiak, leher, dan belakang kepala bayi.

10 Cara Mengatasi Flu pada Anak Agar Cepat Sembuh, Cegah Secepat

4. Memberikan Probiotik. Cara mengatasi flu pada anak berikutnya adalah dengan memberikannya probiotik. Jika anak pilek di usia 12 bulan hingga 12 tahun yang mengonsumsi probiotik akan cepat sembuh daripada yang tidak sama sekali. Probiotik akan terbukti dapat meningkatkan daya tahan tubuh penderita. Cara Mengatasi Hidung Mampet Karena Flu

Gejala dan Tips Cara Mengatasi Pilek pada Bayi

Baca Juga: Kakinya Masih Gerak, 3 Dokter Nekat Masukkan Bayi ke Lemari Pendingin. 1. Flu Biasanya bayi pilek juga diikuti dengan flu. Namun, dalam beberapa kasus juga diikuti gejala lain seperti muntah, diare, dan demam. 2. Croup Gangguan lain yang terjadi saat pilek yaitu croup atau krup. cara mengatasi gejala flu pada bayi
cara mengatasi gejala flu dan batuk pada bayi

cara mengatasi gejala flu pada bayi

cara aktifkan hotspot di iphone,cara agar cepat haid,cara aktivasi windows 10,cara aktivasi kartu telkomsel,cara aktivasi kartu simpati,cara agar cepat hamil,cara aktivasi efin,cara agar muka simetris,cara aktivasi windows 10 gratis,cara activate windows 10,mengatasi asam lambung naik,mengatasi asam lambung,mengatasi anyang anyangan,mengatasi anak susah makan,mengatasi anak tantrum,mengatasi anemia,mengatasi anak demam,mengatasi asam lambung naik saat puasa,mengatasi angin duduk,mengatasi anak muntah,gejala asam urat,gejala asam lambung,gejala anemia,gejala asma,gejala autoimun,gejala angin duduk,gejala awal covid,gejala asam lambung naik,gejala aids,gejala ambeien,flu anosmia,flu atau covid,flu anak,flu adalah brainly,flu alergi,flu antigen positif,flu anjing,flu asia,flu after covid vaccine,flu anak obat,pada autoimunitas,pada artinya bahasa sunda,pada abad ke-5 telah terdapat,pada awalnya terdapat 500 bakteri,pada akhir tahun 1944,bayi ajaib,bayi asi tidak bab,bayi adalah,bayi alergi susu sapi,bayi ajaib 1982,bayi asi sering bab,bayi aktif dalam kandungan,bayi asi susah bab,bayi alergi,bayi anjing

Cara Alami Mengatasi Flu Pada Bayi

Cara Mengatasi Flu Pada Bayi Baru Lahir - Dunia Herbal

Cara Mengatasi Flu Pada Bayi Baru Lahir - Dunia Herbal

Cara Mengatasi Flu pada Bayi di Bawah 6 Bulan

Cara Mengatasi Hidung Mampet Karena Flu


Posting Komentar untuk "Cara Mengatasi Gejala Flu Pada Bayi"